Untuk support tim lain, kiranya perlu belajar SharePoint nih. Sebenarnya yang dibutuhkan adalah melakukan administrasi terhadap SharePoint yang ada (sudah terinstall di server). Tetapi rasanya ndak lengkap kalau tidak tahu cara installasinya.

Berikut cara install SharePoint  yang sudah di coba sendiri, silahkan mengikuti caranya. Bila ada cara lain yang lebih baik dari langkah-langkah berikut barangkali bisa di share juga ya.

Yang perlu di siapkan antara lain:

a. Virtual Box, bisa di download di www.virtualbox.org

b. CD Windows Server 2012 (kalau bisa dalam bentuk iso)

c. CD SharePoint 2013 yang memiliki lisensi (kalau bisa dalam bentuk iso)

d. CD Visual Studio Pro 2012 (kalau bisa dalam bentuk iso) — Optional

e. Kapasitas Hardisk yang cukup sekitar 40 GB di Virtual Box

 

Note: file .iso memudahkan gonta-ganti drive

 

Berikut pengalamannya.

1. Install dulu virtual box

Set virtual harddrive menjadi 45 Gb, dari standar 25 GB

VBox HD Size

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Klik Hide Description, rubah ukuran standar 25 GB menjadi 45 GB

 

2. Kemudian install Windows Server Standar 2012 (install with GUI ya, lihat gambar)

Win Setup

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah install Windows Server 2012, penting untuk UPDATE Windows, hal ini akan sangat membantu!

 

3. Nah mulai deh install SharePoint 2013

3.a. Installasi Prerequisite dulu

SP Pre

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Semua file yang dibutuhkan untuk Prerequister bisa di download dulu, agar memudahkan lagi. Coba cek ke Technet Microsoft.
Berikut file-file yang dibutuhkan

 

Setelah di download, lakukan installasi masing-masing file tersebut, kalau tidak akan menjumpai beberapa hal berikut:

3.a.1. Ada kendala di IIS yang belum aktif, lakukan installasi IIS Full (centang semuanya melalui Server Manager)

Hal ini biasa bila menginstall dengan Windows Server Standar, IIS di install terpisah melalui Server Manager

IIS Error

 

 

 

 

 

 

 

Selanjutnya lakukan installasi IIS pada Service Manager

IIS Check

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut prosesnya

IIS Check 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalau tidak di centang all, maka ada ada kendala kemudian

Setelah selesai install IIS (all di bagian IIS) lakukan installasi Prerequister lagi

 

3.a.2. Ternyata perlu .NET 3.5 juga nih, caranya tidak bisa dengan download .NET 3.5 dan install, harus melalui Server Manager

Sebenar file .NET 3.5 termasuk dalam CD SharePoint, entah kenapa tidak bisa langsung di centang gitu aja. Setelah Googling sebentar ketemu lah caranya dengan Command promt.

buka Command promt dulu, lalu ketikkan perintah berikut :
dism /online /enable-feature /featurename:NetFX3 /all /Source:d:\sources\sxs /LimitAccess

install NET35 command

 

 

 

 

 

sumber: Daniel Classon

Note: Langkah ini akan berhasil bila :
a) sudah melakukan update windows server,
b:) sumber source di drive D ini adalah CD Windows Server, bukan SharePoint

 

Bila Prereq sudah selesai, selanjutnya akan diminta restart Windows Servernya, setelah itu secara otomatis akan melakukan Prereq kembali, untuk memastikan sudah terinstall semua.

Berikut gambar suksesnya

Prereq selesai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.b. Installasi SharePointnya

Setelah prerequister terpenuhi maka langkah selanjutnya, Install SharePoint,… udah cape duluan deh beresin prerequister di atas.

Nanti akan di tanya SharePoint key nya sebagai lisensi.

 

3.b.1 Pilih installasi untuk standalone, jangan yang Complete (kecuali yang real implementation, ini kan buat belajar)

Berikut gambar prosesnya

SP install-1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah selesai, selanjutnya lakukan Configurasi dengan Wizard

SP wizard

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Akan diminta untuk melakukan start beberapa service

SP wizard2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut hasil installasi SharePointnya

SP success

 

 

 

 

 

 

 

 

Klik icon SharePoint Central Administrator

Muncul web page untuk meminta login

SP central

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut tampilan SharePoint Administratornya

SP admin

 

 

 

 

 

 

 

 

Akhirnya selesai juga ya proses installasinya, ini hasil pengalaman trial error. Semoga bermanfaat bagi yang ingin coba.
File virtualnya ada tapi gede juga karena di set virtual 45 Gb, secara fisik hanya 18 GB saja.

Catatan akhir: Kondisi installasi di atas tidak melakukan installasi SQL Server 2012 terpisah, jadi hanya menggunakan SQL Express bawaan dari SharePoint.

 

Beda banget dengan penjelasan dari buku Beginning SharePoint 2013: Building Business Solution, di appendik A, bagian installasi cuma 6 lembar tapi detil menuju ke sananya tidak di jelaskan.

 

SharePoint itu gunanya buat apa sih? nanti baca lagi tentang SharePoint di artikel selanjutnya.

Leave a Reply